Batu Kandung Empedu

  • Admin RSAC
  • Sabtu, 28 Agustus 2021 13:48
  • 1

dr. Pande Md. Gunawan Adiputra, SpB. KBD - Batu kandung empedu atau cholelithiasis merupakan suatu kondisi dimana ditandai dengan gejala sakit perut mendadak akibat terbentuknya batu di dalam kantung empedu atau saluran empedu.

Penyebab

Endapan kolesterol dan bilirubin yang menumpuk di dalam kantung empedu diduga dapat mengakibatkan terbentuknya batu empedu. Endapan ini terjadi karena cairan empedu tidak mampu melarutkan kolesterol dan bilirubin berlebihan yang dihasilkan oleh hati.

Disamping hal diatas ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi seseorang terkena batu empedu, seperti

  1. Faktor usia. Penyakit ini umumnya dialami orang yang sudah berusia di atas 40 tahun.

  2. Jenis kelamin, , wanita memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk terkena penyakit batu empedu.

  3. Berat badan, risiko akan meningkat jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

  4. Pola makan dan kondisi medis tertentu

Jika batu empedu masuk ke dalam saluran empedu dapat menimbulkan penyumbatan dan infeksi pada saluran empedu (kolangitis) dimana  penyumbatan ini akan membuat bakteri tumbuh dan berkembang. Sehingga terjadi  infeksi di dalam saluran dan bisa menyebar melalui aliran darah dan menyebabkan infeksi di bagian tubuh lainnya.

Gejala

Adapun Gejala utama batu empedu adalah nyeri yang timbul secara mendadak di perut bagian kanan atas atau tengah perut,  dapat disertai dengan gejala  mual, muntah,  nafsu makan menurun, dan diare.

Jenis batu Empedu

Ada 3 jenis Batu Empedu :

  1. Batu Empedu Kolesterol : Batu ini terbentuk dari kolesterol biasanya berwarna kuning atau hijau

  1. Batu Empedu Pigmen/ bilirubin : Batu ini terbentuk dari kalsium bilirubinat yang terlalu banyak dalam empedu biasanya berwana gelap/hitam/coklat

  1. Batu Empedu Campuran : Batu ini merupakan campuran dari baru empedu kolesterol dan batu empedu pigmen/bilirubin

Diagnosis

Diagnosa ditegakkan berdasarkan :

  1. Anamesa dan pemeriksaan fisik

  2. Pemeriksaan Penunjang seperti USG atau Pemeriksaan Ultrasonografi untuk memperkuat diagnosis batu empedu. Bila batu berada disaluran empedu diperlukan pemeriksaan CT Scan. Apabila penderita kelihatan sangat kuning maka diperlukan pemeriksaan MRI

Terapi

  1. Dokter akan memastikan apakah ada kemungkinan komplikasi akan terjadi. Jika ditemukan adanya kemungkinan komplikasi maka diperlukan pengobatan lebih lanjut

  2. Jika nyeri muncul sangat hebat khususnya diarea perut maka diperlukan tindakan medis lebih lanjut dan jika nyeri muncul cukup sering maka diperlukan adanya tindakan operatif berupa pengangkatan batu empedu (kolesistektomi).

Komplikasi

Meskipun jarang terjadi , Batu empedu tentunya bisa menyebabkan komplikasi pada tubuh seperti :

  • inflamasi kantong empedu (kolesistitis) dengan gejala rasa sakit perut yang konstan, demam tinggi, kuning.

  • Pankreatitis akut apabila batu empedu masuk dan menghambat saluran pancreas, akan menyebabkan sakit perut yang akan terus bertambah parah.

Pencegahan

Menjalani pola makan sehat  yaitu makanan tinggi serat seta menghindari makanan yang berlemak, berminyak, berbumbu kacang, batasi konsumsi alkohol.